Lupa Password anda?
Target Ekspor Mobil Chery 180.000
Rabu, 25 Juni 2008
Jakarta, Kompas - Industri otomotif nasional sebenarnya sangat berminat memproduksi mobil kecil yang murah, ramah lingkungan, dan hemat energi. Namun, realisasi keinginan tersebut sangat bergantung pada komitmen dan soliditas pemerintah dalam menyiapkan kebijakan yang memikat investor.

Insentif bisa berupa kebijakan fiskal, iklim investasi kondusif, dan dukungan infrastruktur. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Bambang Trisulo di Jakarta, Selasa (24/6), mengatakan, produksi mobil kecil bergantung pada insentif yang bakal diberikan oleh pemerintah.

Pada 19 Maret 2008 Menteri Perindustrian Fahmi Idris meminta industri otomotif memproduksi mobil kecil dan murah.

Akan tetapi, sampai sekarang permintaan tersebut belum terealisasi karena belum ada insentif fiskal yang memadai. Walaupun Departemen Perindustrian sangat mendukung, Departemen Keuangan masih perlu diyakinkan agar turut mendorong industri otomotif nasional.

Di Asia Tenggara negara yang sudah menyiapkan insentif dengan baik untuk industri otomotif adalah Thailand, yang sudah menyiapkan sejumlah kebijakan fiskal.

Di Thailand industri yang mampu memproduksi sedikitnya 150.000 unit mobil bersilinder kecil dengan konsumsi bahan bakar minyak 1 liter untuk 20 kilometer bakal dapat insentif.

Insentif tersebut berupa pembebasan pajak selama delapan tahun. Kebijakan ini direncanakan efektif mulai tahun 2010. ”Jika industri tersebut gagal memenuhi target produksi 150.000 unit per tahun, insentif fiskal otomatis dicabut. Jadi, industri tidak bisa bermain-main mengembangkan mobil murah,” tutur Bambang.

Bayar pajak besar
Ketua Panitia Pelaksana The 16th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2008 Jhony Darmawan mengatakan, industri otomotif di Indonesia membayar pajak Rp 30 triliun per tahun. Sektor ini menyerap sedikitnya 400.000 tenaga kerja langsung.

IIMS 2008 diharapkan menjadi ajang ”pamer” teknologi terbaru untuk produk ramah lingkungan, hemat energi, dan berharga murah.

Sementara itu, Chery Mobil menargetkan peningkatan ekspor sebanyak 180.000 unit tahun ini dari total produksi 480.000 unit. Hal itu dikatakan Special Assistant Marketing and Network Development Chery International Sonja Kurono di Wuhu, Provinsi Anhui, Republik Rakyat China.

Untuk memperluas jaringan pemasaran, Chery bekerja sama dan membuat perakitan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Indomobil memasarkan Chery QQ sedan mini dan Tiggo SUV 2.000 cc. (ham/ong)

 
< Prev   Next >

Cari KAP & AP

Pencarian Umum



Partner
Hits counter since May 2007:
Counter
This site is best viewed with FireFox, Opera, Safari and Netscape. Screen Resolution 1024x768 (or higher)